Habibie ainun

Habbibie : “Ainun, kita ini seperti sedang berada disebuah lorong, gelap, panjang… kita tidak tahu lorong ini akan membawa kita kemana,Tapi setiap lorong memiliki ujung, dan cahaya, Dan Aku janji akan membawamu ke cahaya itu.”

Kira-kira begitulah salah satu dialog favorit gw di habibie ainun,

Well, Finally,  setelah bujuk rayu manis manja, gw berhasil membujuk pacar gw, muhammad ichsan yang tersayang bin ganteng buat nonton pilem nya eyang habibie,
( langka banget dia mau diajak nonton film indonesia, mengingat kebanyakan film indonesia belakangan cuma jual horor dan aksi porno doang, syukur selama ini film indonesia yg gw tonton udah gw seleksi dari judul dan info orang-orang terdekat yang selera filmnya nyambung ma gw.. )

Seperti yg gw duga, akting reza rahadian patut diacungi jempol,
Mulai dari ekspresi, gestur tubuh, mimik muka, sampai aksen reza dibuat sedemikian rupa seperti gaya pak habibie. ( kamu emang cocok jadi pria baik-baik, pekerja keras dan romantis Re..| michan: “aku juga…” | me: ” iya bebebh..”)

Gw duga, reza pasti observe gila buat ngidupin tokoh habibie ini kedalam jiwanya… Salut!

Dan menyentuh banget,

Ampe beberapa kali gw berlinang air mata,
( terimakasih buat michan yang udah puk-puk pipi gw..| michan: asal g buang ingus ke aku aja sih bebh,, | aku cuma buang hati aku kekamu kok bebh,, *eaaaaa, yg baca langsung males..)

Tapi sayang, keseluruhan pembangunan cerita ga didukung sama hal – hal detil yg total,

Menurut gw, iklan – iklan yang disisipkan selama film berlangsung,lumayan ganggu suasana dan karakter yg udah dibangun sama reza dan bunga…

Ada beberapa bagian dimana kayaknya nuansa 90 an jadi kurang dapet feelnya gara2 iklan ( yg gw tau, itu produk baru keluar 3 tahun yang lalu, dan jadi g pas dengan latar scene film dalam adegan itu yg lagi ngambil tahun 1998)

Michan sempet nangkep klo komputer pak habibie udah pake windows 2003, padahal, pak habibie, baru aja gantiin pak harto di tahun 1998..

Yah, tapi gpp lah.. Gw lihat sutradara juga udah mati-matian ngelengkapin detil yg lain, kayak waktu gambar wakil presiden diganti, jadi ada gambar reza rahadian disamping pak Harto.. ( seandainya itu nyata, gw yakin reza adalah wakil presiden yang bakal ada fansclubnya, mengingat jarang sekali ada wakil presiden yang ganteng kayak gitu,, hihihi *ngayal, diselepet michan )

Dan soal selipan iklan, dapat dimaklumi, mengingat, film bersetting luar negeri kayak gini emang butuh banyak sponsor supaya bisa bener-bener dapet feel luar negerinya…

πŸ˜€

Well, tapi overall, gw puas sama reza, jadi makin kagum sama pak habibie dan bu ainun..
Dan cinta sama film bermutu Indonesia,,,,

Oh ya! ada banyak kata-kata dalam film ini yang bikin gw brebes mili (*merembeskan air mata, red. )

Beberapa diantaranya adalah sbb:

***

Habbibie : “Aku tidak bisa berjanji kehidupan di sana bagaimana, tidak bisa janji kita tinggal dimana, tapi aku bisa berjanji akan menjadi suami yang baik untuk kamu” | Ainun : “Aku tidak bisa berjanji menjadi istri yang baik untuk kamu, tapi aku berjanji akan selalu menemani kamu untuk menggapai mimpi- mimpimu.”

***

“1700 pulau ainun, bayangkan kalau ( pesawat ) ini berhasil, kita bisa memeratakan pembangunan, memperluas koloni, bangsa ini bisa mandiri! Tapi mereka tidak pernah mau percaya kalau mereka bisa!”

***

“karena ini, ( menunjuk pesawat, ) aku kehilangan waktu bersamamu, bersama anak- anak..tapi apa?”

***

“(melotot ke habibie) kalau kamu nggak bisa mimpin tubuh kamu sendiri, bagaimana kamu bisa memimpin tubuh 200 juta jiwa?beristirahatlaaah..”

***

“kemana kita setelah ini?” tanya bunga ainun, | ( reza habibie diam,  hanya menunjuk hati bunga ainun), lalu menangis disana..

***

Well, akhir kata, gw cuma mw bilang klo ini adalah film indonesia yg berkelas, berbobot, klo lo emang bener suka film indonesia, please jangan cuma nonton horor porno indon yg ngga mutu,

Tontonlah film mutu macem habibie ainun gini, 5cm, dll yg bisa nambah wawasan dan memberikan amanat film yang baik..

Dan buat reza rahadian,

Aku padamuuuuu,,

*langsung dilirik michan..

Errr, tapi klo hati cuma padamu kok mich… Ehehehe πŸ˜€

Advertisements
This entry was published on January 5, 2013 at 3:23 pm and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: