Ketika Rangkaian Khusus Wanita ditiadakan..

Udah seminggu ini Rangkaian Kereta Khusus Wanita ditiadakan,

Menohok banget sih rasanya,
Dan gw yang baru tahu tentang ini saat distasiun, pas hari itu langsung telat dengan suksesnya,

Biasanya nih, jam 7 itu gw udah standby di stasiun buat naik Rangkaian Kereta Khusus Wanita, yang bisa gw masuki dengan anggun pakai rok sebagai wanita, yang berdirinya nggak perlu bersaing kayak wanita kalo berebutan barang sale midnight..

Nah, begitu RKKW ini ditiadakan, kembalilah hukum hutan rimba,
Mau naik pake acara sikut2an, pas udah naik harus angkat tangan tinggi-tinggi buat pegangan ke pintu, nahan dorongan ibu2 yg didalem biar nggak jatoh keluar kereta sebelum pintunya ditutup..
Perjuangan hidup agar sampai tepat waktu dikantor, supaya bisa naik golongan dan nggak dipotong gajinya,, ( hehehe,,, gw jadi bersyukur, untungnya perusahaan gw nggak sampai seekstrim itu sih..tapi ada looh yg curhat kya gitu ke gw… )
Yang kasihan klo ketemu ibu hamil, atau ibu-ibu yang habis operasi melahirkan…
Duh,,, dengernya aja udah ngilu,

#Tips :
pertama, usahakan bangun lebih pagi dan lakukan push up untuk melatih kekuatan tangan,
kedua, mengingat ibu-ibu commuter gerbong 1 dan 8 cukup emosional, selalu gunakan deodorant, agar tidak menimbulkan provokasi untuk mengusir anda keluar kereta sebagai penyebab polusi udara, untuk ibu hamil dan ibu pasca melahirkan, usahakan bilang sama ibu2 lain, otomatis para wanita langsung menyediakan ruang untuk berjalan ketempat prioritas begitu tau kondisi ini..#

Well, setelah kereta berjalan, dimulailah sirkulasi penumpang didalam kereta,

yang mau turun distasiun berikutnya, mulai bergeser ke dekat pintu, dan yang dipintu, bergeser lebih ke dalam,

Nah, ini bakar kalori banget nih, untuk menggerakkan kaki 5 cm, butuh goyang pantat dan gerakan merayap, kekuatan perut, paha dan kaki.

Kalo nggak, nggak bakal gerak cuuuuyyyy,,,
Dan karena ini rangkaian commuter biasa, bisa dibayangkan dong, penuhnya seperti APA..
Dijamin, kaleng sarden manapun nggak bakal bisa nyaingin penuhnya commuter gerbong satu dan delapan ! ;p

#Tips :
Pertama:
Jangan menggunakan tas atau aksesori yang tajam, selain berbahaya bagi orang lain, juga berbahaya bagi diri sendiri,
Terakhir kemarin, ketika bergeser mau keluar, ada peniti bros yg lepas dan nusuk si ibu yang make bros itu sendiri…
Gw juga pernah kegores sama logamnya tas ibu-ibu, Untung bekasnya bisa hilang.. 🙂

Kedua :
Gunakan tas dengan kualitas yang baik, sering banget tas ibu2 commuter copot talinya karena kejepit, nggak perlu yg Mahal, atau branded, yang penting kuat, dan tahan lama…dan…
Bawa barang yang penting2 aja, coz semakin besar dan rempong tasnya, semakin susah dan ribet masuk dan keluar dari keretanya..#

Nah,, kereta yang udah jalan ini, belum tentu lancar, kadang suka ditahan lammaaaaa bgt di tengah2 perjalanan, klo ACnya masih nyala, alhamdulillah…
Tapi, seringnya sih, kipas anginnya doang yg nyala,
:p

#Tips :
Pertama,
Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, selalu sedia tissue, atau saputangan, gunakan sepatu berhak datar, boleh klo mw pake yg tinggi-tinggi, tapi, jangan sampai nginjek kaki orang lain,,kasihan pas hari rabu kemarin, mbak-mbak depan gw keinjek sampai lecet kakinya..

Kedua:
Selalu sarapan dengan gizi seimbang, minimal minum susu deh, soalnya banyak banget wanita yang pingsan di sini, tapi untungnya sih belum ada yang ngelahirin disini,,fiuuuhhhh…ga kebayang deh, klo tiba2 ada yang kontraksi pas naik kereta, mudah2an nggak ada yang aneh2 begitu ya Tuhannn… #

Well, naik kereta itu tapi ngajarin kita nilai perjuangan loh,,,
Tiap kita gagal masuk,
terus kita nunggu dengan sabar, berharap supaya keangkut kereta selanjutnya,
mencoba dengan sungguh-sungguh..
Gagal lagi coba lagi, gagal lagi coba lagi,
Sampai kereta selanjutnya bisa ngangkut kita ketempat tujuan,,

Kadang gw senyum-senyum sendiri,
Kalo keretanya bisa ngomong, mungkin keretanya bakalan berseru, "Maaf, Anda belum beruntung! ",
kayak tulisan yang biasa ditemuin di tutup botol yang menjanjikan hadiah itu loh.. ;p

Dan tiap hari, kesempatan dan kemudahan untuk naik kereta itu beda-beda, ada hari yang mudah untuk masuk, ada hari yang butuh perjuangan banget untuk masuk,

Sama kayak hidup,
dinamis,
hari ini kamu mungkin dibawah, besok atau lusa mungkin kamu bisa ongkang-ongkang kaki,

Well, bangga juga sih, cewek2 Indonesia udah kuat tiap hari ngadepin tantangan hari kayak gini, meskipun banyak orang bilang, naik mobil atau motor sendiri dijalanan itu lebih berat stressnya,, tapi jangan dikira naik kereta pagi itu gampang..

Dan, yg naik ini, sebenarnya kebanyakan ibu-ibu bekerja loh, meskipun begitu,,mereka nggak pernah lupa untuk merhatiin yg dirumah, kadang gw suka kedengeran seorang ibu yang membujuk anaknya supaya mau makan sarapan, supaya mau mandi, supaya mau sekolah..Dan mereka nelponnya dengan suara yang sabaaaar banget, meskipun berulang-ulang kata-katanya hampir sama,

Itu pas kereta berangkat,
Klo pas kereta pulang, beda lagi obrolan teleponnya, biasanya obrolannya bercanda sama anak..
Lucu kadang ngedenger ibu-ibu yg cukup berumur, lagi teleponan sama anaknya dengan berpura2 jadi Ben Ten atau spiderman..

Atau sekedar bertanya, apakah sudah mengerjakan pr atau belum,

Well, bisa dimengerti dong, kebanyakan wanita yang rumahnya di depok ke bogor naik commel itu abis turun di stasiun, ada yang masih harus naik ojek, atau angkot, mungkin mereka sampai rumah bisa jam 9 an..( kalau dapat kereta yang jam 7..) itu kalau kereta tepat waktu..

Jadi kadang suka kasihan sama ibu-ibu itu,
Semenjak KKW dihapuskan, mereka jadi harus lebih berjuang lagi untuk naik gerbong campuran yang saingannya laki-laki..
Mereka jadi harus lebih legowo lagi pas kebagian gerbong bareng laki-laki..

Kalau di rangkaian kereta khusus wanita , para wanita nggak perlu ribut bau asep rokok, bau badan, pelecehan, ajakan ngobrol ngalur ngidul, atau dengerin obrolan kasar ala lelaki yang kadang suka bikin risih dan nggak nyaman,
Di gerbong campuran, para wanita harus membiasakan diri berbaur, menghirup aroma rokok yang tertinggal dikemeja para pria, dan tetap bersabar untuk berdiri, meski didepannya ada pria muda yang duduk dengan santainya..meski ada ibu-ibu dipepet dari belakang karena keretanya penuh..
Soal dipepet sama mahluk lawan jenis memang paling sensi buat cewek,
Kalo boleh jujur, setiap cewek normal,
bahkan yang nggak jilbaban, pasti milih untuk nggak 'bersinggungan' dengan laki-laki,
apalagi laki-laki nggak dikenal, dan itu wajar,
"yaiyalah, elo siapa gw? Kok berani deket2 sama gw?"

Makanya tiap cewek yang naik kereta pasti berusaha banget naik di gerbong I dan VIII, karena meskipun penuh, mereka nggak papa deh nempel2, toh sama sesama wanita ini, ya kan?

HMMPH…
Sedih sih sebenarnya, KKW ditiadakan, dan sebenarnya suatu bentuk kemunduran, kalo kebijakan yang tadinya sudah bagus justru sekarang dihapus,

Klo boleh usul sih, jika rangkaian kereta khusus wanitanya ditiadakan,
gerbong untuk wanitanya ditambah, dua didepan dua dibelakang, jadi adil,
dari 8 gerbong,
Ada 4 gerbong campuran, dan
4 gerbong khusus wanita,
secara,,, populasi wanita kan, lebih banyak ketimbang pria,
Jadi sudah sewajarnya,
Gerbong wanita lebih banyak dibandingkan gerbong pria..ya toh?

Hm…tapi, kebijakan sudah terlanjur diubah,
Yang sabar ya wanita,
Semoga perjuangan naik kereta besok senin dimudahkan..
Dan semoga petinggi2 KA itu bisa membuat perkeretaapian jadi transportasi yg ramah buat wanita..

SEMANGAT!!!!

-ayudevi_wiharjo-

Advertisements
This entry was published on May 19, 2013 at 1:22 pm. It’s filed under Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: