Senja yang Aku Temui..

Senja sudah berlalu,

ia meninggalkan aku sendirian disini,
meskipun aku tahu, esok dia akan muncul lagi,
tapi tetap saja aku bertanya – tanya dalam hati,
kapan ia akan muncul lagi?

senja tidak selalu indah,
ada saat ketika ia bergelora,
ada saat ia merona dengan indahnya,
ada saat ketika ia muncul dengan kegelapan dominan  menyelimutinya,

ada saat ketika ia muncul dan menularkan rona senjanya padaku,
ada saat ketika ia membuat aku takut ketika ia bersembunyi dibalik awan kelabu,
ada saat ketika ia begitu menyebalkan karena ia datang bersama si usil guntur dan si arogan petir,
ada saat sedih, ketika ia tak muncul sama sekali, dan membiarkan malam bertugas lebih panjang dari yang seharusnya,

ya, ia selalu berubah,

mungkin hari ini ia berwarna fuschia,
esok ia bisa saja berubah menjadi ungu kelabu,

satu hari mungkin ia muncul dengan semburat merah keemasan,
lalu ia bersembunyi dibalik awan gelap di hari yang lain.

hari ini dia muncul dengan  perlahan dan menggoda,
esok atau lusa mungkin dia berlalu dengan cepatnya,

dan aku,
aku hanyalah manusia biasa,
manusia yang hanya memiliki kapasitas untuk menikmatinya,

aku tak punya kuasa untuk membuatnya terlihat selalu seperti senja yang hangat dan merona,
seperti yang aku inginkan ketika aku menikmatinya,

aku tak bisa mengubahnya jika suatu hari ia malu untuk muncul dengan kelembutan rona senjanya,
aku tak mampu merayunya untuk bertahan untuk lebih lama denganku ketika ia ingin untuk segera berlalu karena malam menuntutnya untuk segera pergi, meski ia tahu aku ingin lebih lama bersamanya,

aku tak mampu untuk menjadikannya seperti senja yang kuinginkan,

aku bahkan tak tahu apa aku mampu menolak, jika suatu hari ia memilih untuk berhenti menemuiku,

tapi aku mampu menceritakan kepada siapa saja yang kutemui,

bahwa dia lah senja yang terindah yang pernah aku lihat,
dialah senja yang selama ini menemani aku untuk mebuat harapan – harapan baru di penghujung hari

harapan – harapan baru yang membuatku bersemangat untuk menunggu pagi,

dan,,,
aku tertawa,
melihat setiap orang mengira mereka menemui senja yang berbeda setiap harinya,
karena bagiku, senja ku tetap sama,
meski setiap hari ia muncul dengan wajah berbeda,

dan aku tahu kini,
wujud asli senja yang kutemui setiap harinya…

adalah senja yang terbaik yang pernah kualami…

Advertisements
This entry was published on July 6, 2013 at 12:38 pm and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: