Untungnya Tidak.

​12 of 30.

.

Gw berangkat pagi-pagi sekali hari ini. Udah berapa kali telat, malu, baru awal tahun masa absen gw ternoda, gara-gara commuter kampret, gagal deh resolusi 2017 gw buat bikin absensi bersih tanpa cela

.

Setelah basa-basi sama semriti, akhirnya gw masuk gedung kantor, lift masih kosong beut, pas prik absen masuk juga masih 6.35 wib, gils ini sih, gw jamin klo misalnya ada gagang sapu ma kresek item, gw pasti dikira cleaning service teladan. Yg jadi CS aja belum pada mulai kerja jam segini.

.

Yak, sampai dilantai tujuan, lampu koridor masih gelap aja loh, iseng2 nengok kanan kiri, 

sepi abissss.. ini sarkatam-semriti juga tumben gada yang patroli. 

.

“Krek..krekk…krekkk…” Suara trolly di cabang lorong terdengar perlahan, koridor yang cuma diterangi satu dua lampu, membuat pencahayaan dalam gedung terkesan reman-remang. Sudah gelap, lorongnya lumayan panjang pula. Entah kenapa bulu kuduk gw mendadak berdiri. Ada sesuatu yg bergerak di sisi lain lorong itu. Gw memicingkan mata, apa itu dikejauhan, oh, sepertinya ada anak kecil, mata gw yang udah minus 6,5 ini mencoba keras memaksimalkan fungsinya. Pandangan gw masih ngeblur, tapi gw yakin, tu anak tingginya cuma selutut gw, dari belakang ia terlihat asyik mendorong trolly barang yang terbuat dari besi, seolah itu mainan plastik murahan.

.

Finally, gw menempelkan pantat di kursi kantor. Syukurlah, kuncen ruangan divisi sebelah sudah datang. Sedikit bersenandung, dudidudidamdamdudidudidam, klo begini terus tiap hari, absen gw bakal terlihat cantik buat lampiran KPI. Rating bakal tinggi, muahahah..

Sambil menyalakan komputer yg butuh pemanasan seabad untuk loading ke jaringan cisco, otak gw juga pelan-pelan mulai memanas, ” Eh, btw, itu tadi anak siapa? Narik troli besi gitu kuat amat…”

.

Siangnya gw cerita ke temen gw, “di lt 4 emg ada yg suka bawa anak kecil? Tadi pagi ada anak kecil gitu lucu, botak, cuma pake popok tanpa alas kaki kearah koridor yg itu tuh…” 

.

Temen gw berjengit, ” serius lo liat anak kecil disitu?” 

.

“Emang knp?”

.

“Itu lt. 4 cong, emg anak kecil itu ‘nunggu’. Trs lu samperin?”

.

Ew, gw menggeleng, perlahan.

@30haribercerita #30harbercerita #30hbc1712 

Photocredit by Pinterest

Advertisements
This entry was published on January 12, 2017 at 1:11 am and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: