Pada Sebuah Nama

Ada begitu banyak makna dalam sebuah nama. Begitu banyaknya, sehingga mampu memberikan rasa berbeda.
Dengan mendengar sebuah nama, kadang pikiran kita melayang pada satu sosok. Wujud yang terekam dalam memori, lengkap dengan segala kesan personalnya. Bahkan kadang begitu dalamnya, jiwapun ikut bergetar ketika sebuah nama yang berkesan itu terlepas diudara.

Mungkin ada banyak nama yang sering kita dengar semasa hidup. Ada nama yang unik, ada nama yang pasaran. Tapi seberapun pasarannya sebuah nama,  ketika nama itu tersemat pada suatu sosok, rasa yang muncul tentu saja tak bisa sama rata.


Adalah sebuah nama yang selalu kusebut ketika suasana hatiku tak karu – karuan seperti malam ini. Menyebut nama itu, rasanya hati dan jiwa ini menjadi tenang. Meskipun aku tak bertemu langsung. Namun demikian, hadirnya selalu terasa dekat bagiku.

Pada nama ini juga kupasrahan segala – galanya.

Aneh memang.

Jiwa ini seolah terpana, hingga begitu mudahnya jatuh dalam kenyamanan.

Keyakinan. Ketentraman.

Sesuatu yang tak pernah kudapatkan ketika aku menyebut nama – nama yang lain.

Pada nama ini, aku utarakan segala rahasiaku. Impian – impian terbesarku. Harapan – harapan dalam hatiku yang tak pernah aku kemukakan pada yang lain.

Aku menyebut namanya ketika aku gembira,

Aku menyebut namanya ketika aku sedih,

Aku menyebut namanya ketika aku malu,

Aku menyebut namanya dalam sepi, dalam ramai. Dan aku tak pernah merasa malu ataupun menyesal karena kelakuanku.

Nama yang begitu menenangkan hati.

Aduh, maaf aku begitu semangatnya hingga aku tak menyebut namanya dari awal.

Namanya mungkin akan sederhana, namun terdengar begitu indah, sangat indah…

mungkin kau juga pernah mendengar namanya. di Indonesia, Amerika, bahkan sampai seluruh penjuru bumi dan alam semesta, sebab namanya akan selalu dikenal. Begitu terkenal dan powerfulnya nama ini, hingga seorang yang buta sejak lahir sekalipun masih mampu mengenalinya. Merasakan hadirnya.

Namanya,

Allah…

Allah…

Allah…

Allah swt..

*Dan semoga nama ini akan selalu mampu menggetarkan hatimu wahai saudaraku..

ditulis untuk tantangan #1minggu1cerita #artisebuahnama

Advertisements
This entry was published on March 8, 2017 at 1:21 pm. It’s filed under Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: