Me Time: Pentingnya Reward sederhana untuk diri sendiri

“Aduh pusssssssing ih!”, ujar Lena yang baru abis keluar dari ruangan Big Boss. Setelah duduk di kursi kerjanya, Lena masih aja merepet soal dokumen-dokumen yang mesti ia siapkan.

Dinda yang mejanya berjarak 10 meter dari meja Lena cuma bisa geleng-geleng kepala, “kurang piknik nih bocah..”

*****

Kita semua tentunya punya dan ketemu dengan berbagai masalah setiap hari. Mulai dari masalah keluarga, asmara, keuangan sampaiiiii masalah ranjang. (Kayak udah tau aja masalah ranjang itu apaan Ayyyy ayy….)   (==,)a

Masalah-masalah itu tentunya harus dihadapi dan diselesaikan secepat mungkin, ga peduli bagaimanapun remuk redamnya kondisi kita saat itu, harus segera diselesaikan. Soalnyee… kalo ga dihadapi langsung pasti tuh masalah bakalan numpuk dan bisa ber-balik jadi bola salju besar dikemudian hari.

 tampang gue ketika mencoba menghindari masalah dalam hidup

Terlepas dari bagaimana cara kita menyelesaikan masalah-masalah itu, dalam jeda waktu tertentu kita pasti butuh yang namanya ruang untuk diri sendiri,,, Err…….ga usah sampai ngayal piknik kepulau eksotis buat berjemur sambil liat penduduk bikini bottom sih…, cukup punya waktu berkualitas untuk manjain dan menenangkan diri alias me-time rasanya juga udah cukup. Soalnya, kalo gada waktu buat me-time biasanya orang jadi cepet sensi kek perawan lagi datang bulan.

Iya….iya….yang sabar yah….

Dari polling iseng di IG story gw yang followersnya masih kalah sama pedagang minyak bulus ini, ternyata 60% orang membutuhkan me-time seharian, sedangkan 40% sisanya butuh 2-3 Jam aja setelah seminggu penuh bergulat dengan rutinitas kerja.

ya….tergantung ke pribadi masing-masing sih yaa… namanya juga me-time, hanya dikau dan Tuhan yang tau, berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk bermanja-manja dengan diri sendiri. Pengaturan intervalnya? terserah, bisa seminggu sekali, bisa tiap hari, atau bisa juga dadakan ga tentu. Tergantung dengan skala stress masing-masing orang.

yes, I know that feel…

Terus, apa aja nih yang boleh dilakuin selama me-time?

Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik dan bermartabat, Me-time itu bebas asal ga ganggu kenyamanan orang lain… kamu mau jungkir balik salto sambil baca komik, silahkan, mau pake bikini sambil nonton tv, monggo,,, mau nyanyi sember dengan suara kamu yang fals mirip kucing beranak oke…. asal…tempatnya pas. Inget yaaa…, asal waktu dan tempatnya pas. Jadi kalo mo Salto pake bikini, disaranin sih dikamar rumah or kolam renang pribadi, biar nyaman pas jatoh karena ada kasur or air, dan gak malu juga kalo misalnya saltonya gagal. Atau mau nyanyi fals sepuasnya di dalam mobil, biar ga disambit tetangga karena dikira suara kucing lagi kondangan. Intinya jangan sampai Me-time kita jadi bahan pertanyaan dan masuk medsos yang aneh-aneh di Hp orang.

Kedua, jangan menunda me-time kamu sampai kamu merasa tertekan dan hampir gila. Sibuk itu boleh, tapi kerjaan nggak akan ada habisnya kalau diturutin terus menerus, and heyyyy, you only live once, Jangan menunda sesuatu yang bisa bikin kamu Happy.

Makanya, buruan Me-time dong Dong Tak – Ssi…

Jadi, Kenapa Me-time itu Penting?

Ditengah padatnya kesibukkan Kota, kita butuh self reward. Dan ga ada reward yang lebih berharga daripada meluangkan waktu untuk diri sendiri (Me-time). Jika kita kekurangan waktu untuk diri sendiri, kita ga akan punya kendali atas hidup kita karena berarti hidup kita hanya terisi dengan hal-hal yang kita lakukan untuk orang lain. 

Otak yang bekerja terlalu keras akan membuat pemiliknya mengalami kesulitan untuk beristirahat, bahkan dapat menganggu waktu tidur. Dan kelelahan akut dapat meningkatkan hormon pemicu stress serta menaikkan kadar gula dalam tubuh. Duhhh, gamau kan jadi penyakitan cuma gara-gara stress?

so, biar kamu punya Me-time yang terjamin, coba ya, mulai sekarang, diagendakan minimal satu hari dalam seminggu, waktu untuk menikmati dan memanjakan diri sendiri. Bisa dengan nyalon, menipedi, baca komik , makan makanan yg disukai sepuasnya, atau nonton drama korea di kamar. 

Usahakan untuk meninggalkan pekerjaan di kantor. Ndak usah bawa-bawa ke rumah. Emang pekerjaan itu bayik rapuh yang mesti kamu perhatiin terus tiap hari selama 24/7? inget loh… masih ada keluarga yang juga butuh waktu dan perhatian kita….

Dan terakhir, banyak-banyakin waktu menyepi bersama sang Maha Pencipta. Doa, meditasi atau apapun bentuknya, yang namanya dialog dengan sang Maha Pencipta itu bentuk Me-time paling privat dan paling relaks …  kita juga bisa curhat apapun tanpa takut bocor.

So, buat yang masih nunda-nunda me-time nya, kuylah direalisasikan segera

Published by ayudevistory

Happy girl in a Happy world

3 thoughts on “Me Time: Pentingnya Reward sederhana untuk diri sendiri

  1. Me time 😎,……. Drinking Solo lah πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ minum bukan untuk mabuk tapi sambil makan enak sendirian lalu sambil mikirin hidup πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„ ujungnya baper πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: