On-going Review ( Kdrama ) : Mother 2018, diterusin jangan?

Halo chingudeul

Udah beberapa hari yaaa gak nulis soal drama korea, secara gelombang kerjaan makin kesini yang makin banyak dan selalu-nambah-iya-berkurang-nggak-terus-kepikiran-resign-apa-jangan?-tapikan-ada-tagihan-harus-dibayar-jadi-bertahan-aja-sekuatnya ( Ayyy… curhat ayyyyy? ), jadi maklumilah hidup newbie blogger ini yang waktunya cuma 24 jam dimana :

  • 8 jam dipake kerja dikantor, 
  • 2 jam kemudian kepake buat follow up kerjaan dari rumah.
  • 1,5 jam dipake buat makan ( pagi, siang, sore )
  • 30 menit dipake ibadah 
  • 3 jam dipake PP rumah kantor dan menua dijalan 
  • 5 jam dipake molor
  • 2 jam dipake buat ngebrowsing akun medsos yang gak penting, macam betapa viralnya video nyla-nilala dilempar duit dsb,,, dsb,,,
  • 2 jam lainnya abis buat baca chattingan hal-hal tak berfaedah bareng di grup anak komplek, grup rumpi remponk dan grup-grup nirfaedah lainnya.
  • 2 jam lainnya dipake buat menyalurkan hasrat metabolisme alamiah manusia di kamar mandi sambil nyari ilham… meskipun ilham sendiri gak pernah datang ke kamar mandi gue.

SIKLUS 24 JAM HIDUPMU AY… MONOTON.

Terus kapan sosialisasinya ma mahluk lain di dunia nyata? Kapan dapet jodohnya klo kualitas siklus 24 jam lo kayak gitu Ay? Kapannnn?

Coba kita tanyakan pada rumput yg bergoyang

Nah, di sela – sela kehidupan gue yang  menyenangkan  inilah, gue menyempatkan diri melanjutkan drama “Mother” yang saat tulisan di blog gue ini dirilis, sudah memasuki episode ke – 10, dan akan berlanjut ke episode 11. 

Mungkin gue udah sering banget bilang sama temen-temen seperkoreaan gue klo gue nggak suka drama yang bikin sedih, alias drama mellow mengandung bawang dan boros tissue, tappiiii.. gegara liat potongan drama di youtube TVn yang begitu menggoda rasanya hati ini luluh lantak seketika. Apalagi yang main drama ini adalah Lee Bo Young, istri dari Park Ji Sung yang Masya Allah, udah berumur 39 tahun tapi keliatannya masih 25. Sungguh, suatu realita hidup bahwa cantik itu memang butuh uang  usaha, seperti meme berikut : 

Sebagaimana kita ketahui di initial review yang gue tulis sebelumnya, bahwa Soo Jin ( Lee Bo Young ) sedang melakukan pelarian bersama Kim Hyena / Kim Yoon Book, murid sekolah tempat Soo Jin melakukan riset mengenai dunia burung, yang mengalami child abuse oleh Ibu Kandungnya sendiri. 

Pelarian mereka semakin rumit karena di episode ini, Soo Jin akhirnya mengetahui siapa Ibu biologisnya yang dulu telah begitu tega meninggalkan dirinya diwaktu kecil, Soo Jin juga mengetahui klo Ibu adopsinya, Madam Young Shin ( Lee Hye Young ) yang artis papan atas baik hati nan sabar bak malaikat ituhhh sedang mengidap kanker otak. Yang mana membuat gue bertanya – tanya, kenapa orang baik selalu dikasih penyakit mematikan ya Allah, kenapaaaaa…. 

šŸ“·: https://www.instagram.com/p/BXQItv5gFj4/

Untungnya ya, dibalik semua kemelut hidup dan badai cobaan yang menerpa diri Soo Jin, adalah seorang dokter bernama Jin Hong ( Lee Jae Yoon ) yang ngganteng dan meneduhkan jiwa macam ksatria hitam di kisah-kisah kerajaan, yang meskipun nggak nafkahin Soo Jin lahir bathin, tapi udah bisa bikin sejuk hati disaat Soo Jin butuh diayomi. Yang mana membuat gue bergumam dalam hati, apakah ada cowok kayak begini didunia nyata ya Allah? Inilah yang membuat gue juga semakin sadar, kalau drama korea membuat kualitas standarisasi para wanita tentang pria idaman untuk dijadikan suamik menjadi sangat tinggi. Ya karena di drama korea, ada pria baik hati, sabar, punya pekerjaan mapan, baik tapi nggak punya pikiran mesum, mau ngebantu tanpa pamrih, dan yang terakhir, punya body oke dan muka nggak kayak Malih. Sungguh….. suatu hal yang sangat-mustahil-ditemukan-di-kehidupan-nyata saat ini chingudeul.

šŸŽ¬: https://youtu.be/aW72CTVy7vI

Terlepas dari rumitnya hidup Soo Jin, dan rahasia pelarian bersama anak muridnya yang serasa anak sendiri, di 2 episode ini juga ditunjukkan kalau Yi Jin ( Jeon Hye Jin ), si anak kandung biologis Madam Young Shin, rupanya nggak pengen warisan Ibunya dibagi-bagi, apalagi klo harus dibagi sama Soo Jin, yang sudah jelas statusnya bukan anak kandung Ibunya. Yi Jin rupanya juga lelah karena selama ini ia merasa selalu dibayang-bayangi Soo Jin karena menurutnya, Ibunya lebih memperhatikan Soo Jin daripada dirinya.


Lazim sih ya hal ini terjadi di kota-kota besar, jangankan sama saudara angkat, sama saudara kandung aja kadang warisan suka bikin ribet. Apalagi kalo warisannya sekelas warisan artis papan atas macam Ibu angkatnya Soo Jin inih.

Tapi apakah menyebalkannya Yi Jin membuat gue berhenti menonton drama ini chingudeul? Oh ho ho ho, Tentu saja tidak, karena PD-nim Korea rata -rata sangat handal mengatur alur cerita dan mood penontonnya. 

Di sela-sela usaha Yi Jin mencari info untuk menjatuhkan saudara angkatnya, akhirnya terungkaplah rahasia kalau Soo Jin membawa anak. Madam Young Shin yang mengetahui hal tersebut kontan langsung mengintrogasi Soo Jin dan meminta Soo Jin untuk tinggal kembali kerumahnya yang luassss, besarrrr dan cukup buat dijadiin kos-kosan 10 pintu.

Cocok dijadiin rumah kosan mahasiswa 10 pintu nih
Halaman luas, bisa dipake nanem bayem dan ternak kelinci

Menganggap Soo Jin udah punya anak, alias sudah ngasih cucu buat dia, Madam Young Shin bahagia bukan kepalang, langsung ajaloh gak pake nunggu, dia minta dokter yang menangani penyakitnya untuk membuat dia sehat kembali, minimal biar dia bisa bertahan hidup sampai dia lihat Yoon Book masuk kuliah. Disitu gue merasa sangat-sangat amazing terhadap kekuatan hadirnya seorang cucu. Kalau dengan kemunculan seorang cucu dalam drama saja bisa membuat seorang nenek yang dilanda penyakit mendadak pengen sembuh dari kanker, pantes aja semua emak-emak didunia ini pengen banget liat anak dan mantunya ngasih cucu. 

Masalahnya adalah, bagaimana bisa menghasilkan cucu kalau calon penebar benih atau tempat nanem benihnya belum ketemuuuukkk? 

*taratakdungjess*

Yi Jin yang shock karena mengetahui Kakak nya ternyata udah ada anak, makin uring-uringan, karena itu berarti dia batal jadi CEO di Badan Amal yang nantinya akan diwariskan oleh Ibunya. Makin shock lagi karena ternyata Yoon Book bukan anak biologis Soo Jin dan nggak terdaftar secara ilegal di KK nya Soo Jin yang telah ia cek secara diam-diam. Dan makin shock juga ketika ternyata Ibu kandungnya Yoon Bok datang untung minta Yoon Bok kembali jadi Hye Na.

šŸŽ¬: https://youtu.be/ImmuLipAWnE

Madam Young Shin yang mengetahui semua itu akhirnya harus mengambil sebuah keputusan luar biasa. Mengeluarkan Soo Jin dari daftar keluarganya, alias di coret dari KK. Dengan catatan, Kalau Soo Jin tetep kekeuh pengen ngambil Yoon Bok meskipun itu dengan cara ilegal.

Udah pasti dong Soo Jin bakalan mempertahankan Yoon Bok yang udah dibawa lari selama sebulan, ya khan nggak jadi sedih dramanya klo Soo Jin nya bilang, 

” Yaudah Ma, aku nggak jadi ngambil Yoon Bok deh daripada dicoret dari daftar keluarga Mama..”

abis itu the end. Bubar deh dramanya. 

Nah, adegan dimana Madam Young Shin melepas Yoon Bok di ruang riasnya, dan adegan dimana Soo Jin mengatakan semuanya kepada Madam Young Shin ini yaaa chingudeul…. memilukan banget sampai ke ulu hati. 

šŸŽ¬: https://youtu.be/krie3A_CuSI
šŸŽ¬: https://youtu.be/krie3A_CuSI
šŸŽ¬: https://youtu.be/xF__Hv8kJ0Y
šŸŽ¬: https://youtu.be/krie3A_CuSI

Adegan dimana Madam Young Shin yang pengen Soo Jin melepas Yoon Bok, Adegan Yoon Bok yang diam-diam mendengar pembicaraan keluarga besar Soo Jin di balik beton railing tangga, Adegan dimana Yoon Bok akhirnya ngabur karena dia nggak mau orang sebaik Soo Jin harus meninggalkan keluarganya gegara dia… Aaaaaaaak… rasanya galau banget, jadi pengen lari nemuin dokter Jin Hong terus minta diayomi. *delusiiii oh delusiiiii….

Sungguh, mulai dari anak kecil, sampai nenek-nenek ( yang tampilannya nggak nenek-nenek banget sih di drama ini ), semua aktingnya bikin air mata gue jatuh berderai-derai… emosinya dapet bangettttt, scene adegannya, apalagi ditambah latar musiknya… tumpah ruah air mata gue liat akting mereka. Sampai adek gue yang nemenin gue nonton dengan muka tengilnya bilang tanpa perasaan, 

” Dasar Rapuh….”, ke gue, yang matanya mendadak sembab dan jadi susah nafas karena idung gue ingusan, gegara nangis diam-diam pas nonton drama ini secara marathon dimalam hari.

FYI nih, untuk karakter Yoon Bok aja, sosok anak kecil yang begitu apik diperankan oleh Heo Yool, ternyata diikuti oleh 400-an lebih peserta casting loh chingudeul. Dan gue ngerti banget kenapa Heo Yool yang terpilih, sebab mulai dari intonasi suara, sorot mata, serta ekspresi wajah, memang karakter Yoon Bok / Hye Naa cocok banget diperankan sama Heo Yool. Padahal aslinya Heo Yool tuh anak yang riang dan super lincah loh chingudeul. Jadi untuk sebuah langkah debut, Heo Yool patut diacungi jempol karena sudah menampilkan akting berkualitas dan berani debut di drama yang genrenya cukup berat. 

Gue yang awalnya niat nonton streaming cuma karena penasaran, nggak nyadar kalau udah sampai di episode 10 karena terbawa arus cerita. Kesel sih emang kalau udah terlanjur nyaman sama suatu drama yang lagi on going begini, pas lagi nyaman-nyamannya nonton, tetiba disuruh sabar nunggu kelanjutannya minggu depan. Geregetan Abizz yekan..

Nah, chingudeul penasaran juga gimana kelanjutan cerita drama “Mother” ini? Atau malah belum nonton sama sekali? Yuk, share komentar kalian! šŸ˜€šŸ˜€šŸ˜€

šŸ“·:https://encrypted-tbn0.gstatic.com

Source : 

  1. Asian Wiki, 
  2. Youtube, 
  3. https://www.instagram.com/meme.kdrama/
  4. Soompi

Published by ayudevistory

Happy girl in a Happy world

2 thoughts on “On-going Review ( Kdrama ) : Mother 2018, diterusin jangan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: