MRT JKT : Moda Raya Terpadu Jakarta

Assalamualaikum ya Chinggudeul,

Gimana gimana lebarannya?

Apa sudah sukses menjawab pertanyaan-pertanyaan yang bikin deg-degan dihati?

Atau malah kalian yang jadi bagian Interrogator?Wah, Ga Sopan kalian yah…

*keplak belakang kepala satu-satu*

Terus libur Lebarannya selain dipake keliling kampung – makan – basa basi ma sodara dah dipake apa aja nih?

Nah, berhubung tahun ini saya ndak balik kampung alias mudik dikarenakan satu dan lain hal yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, maka dengan ini saya menyatakan bahwa saya tidak dapat hadir pada… *lha kok jadi kayak kata-kata surat ijin pekerja yang sudah niat mau mbolos? (´∀`)

Iya, berhubung ngga mudik, maka saya berusaha menikmati Lebaran vibe di Jakarta, kan ndak mungkin dari seminggu libur saya cuma bobo-boboan guling kekiri, madep kekanan, guling lagi bobok madep kiri gitu aja terus sampe Ibuk ngelus dada didepan kamar dengan tatapan penuh penyesalan kenapa-anakku-ngga-bergaul-keluar

Di Jakarta lebaran vibenya itu kebalikan dari di Kampung. Jalanan jadi sepi, sangking suepinya kamu bisa tiduran sambil pose Aero di jalanan.

Yang nggak habis pikir, meski jalanan kelihatan sepi, tapi Mall-mallnya tetap aja rame. Herman saya kan jadinya, udah senang-senang jalanan ndak macet, pas sampai di Mall kok Mall ramenya tetap kayak pasar. Ini manusia-manusianya pada ke Mall naik apa ya? Ternyata jika parkirannya longgar, ndak berarti yg berkunjung ke Mallnya juga ikut longgar. Terus jadi mikir, lah ini kalau pada bisa kemana mana naik angkutan umum, kenapa sehari-hari pas ndak moment mudik pada berebutan naik kendaraan pribadi?

*garuk-garuk kepala yang tidak gatal*

By the wayyyyy, ada satu Moda Transportasi Umum baru yang saya cobain selama libur Lebaran kemarin. Iya, itu Transportasi Umum yg lagi booming-boomingnya. MRT.

Pose keren didepan St. MRT BNI Dukuh Atas

Saya pikir MRT itu singkatan dari Mass Rapid Transportation, ternyata MRT kita di Jakarta adalah singkatan dari Moda Raya Terpadu.

*Sa Ae nih yang bikin nama Indonesianya…*

Secara tampilan, Moda transportasi ini keren banget. Mirip subway bawah tanah di film-film luar negeri.

Mekanisme naiknya tidak jauh berbeda dengan naik Commuter Jabodetabek.

Kita harus membeli tiket terlebih dahulu di vending machine atau jika masih bingung, bisa membeli di loket konvensional dengan bantuan petugas.

Tappingnya pun tidak jauh berbeda dengan tap ala commuter, hanya saja desain mesin tapnya lebih mirip tap ID Card Karyawan yg berkantor di gedung-gedung Sudirman dan sekitarnya.

Oiya, satu tiket hanya untuk satu penumpang ya, agak disayangkan juga sih, karena mengira sistemnya akan multi person in one card seperti naik busway, biar gak kebanyakan kartu. Tapi ternyata sistem tappingnya persis seperti kartu commuter, yang one card one person.

User interface vending machine cardnya juga mudah. Buat yg terbiasa membeli THB di stasiun commuter pasti sudah fasih menggunakan mesin seperti ini. Karena optionnya setipe. Ibarat Gadget, Vending machine tiket MRT adalah gadget dengan OS terbaru.

Setelah tapping In, kita harus turun lagi melewati tangga ke peron MRT. Semula sempat berpikir gimana dengan teman-teman kita yg punya kebutuhan? Tapi ternyata pemerintah sudah menciptakan design stasiun MRT ini untuk semua kalangan, sehingga bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus tidak perlu khawatir, karena ada lift yang disediakan untuk mereka naik turun.

Saya mencoba naik MRT dari sudirman ke Senayan yang jaraknya berasa dekat. Dan beneran cepet banget ya, baru sebentar naik, eh 3-5 menit kemudian sudah turun lagi. Ibarat bikin miegelas, proses perjalanannya instan banget! Sangking cepetnya saya dan Adik jadi bingung mau ngapain setelah sampai di Senayan. Jadinya dadakan deh ke Mu Gung Hwa buat beli bahan makanan Korea daripada bengong gajelas.

Nah, buat teman-teman yang pengen tau gimana lengkapnya pengalaman naik MRT saya yang pertama, bisa cek video di Akun Youtube aja ya, Moon maaph nih, klo videonya masih asal. Maklum Newbie. Ehehehe. Klik linknya dibawah ini dulu yha…

Naik MRT Jakarta

Oiya, mumpung masih disuasana Lebaran, sekalian sungkem ah…

Mohon Maaf lahir batin ya Gaesss. Maaf jika beberapa bulan terakhir ini jarang update di Blog. Moon maaph juga kalo banyak typo dan suka bikin kesel lewat tulisan-tulisan nda jelas inih…Semoga, kedepannya saya bisa lebih produktif, komunikatif dan informatif…

Met Lebarannn…

*sungkem*(^v^)

Published by ayudevistory

Happy girl in a Happy world

One thought on “MRT JKT : Moda Raya Terpadu Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: