Initial Review : Record of Youth (2020) – Park Bo Gum, Park So Dam & Woo Seok

” Record of Youth ” menceritakan tentang kesulitan para pemuda dalam meraih mimpi – mimpi mereka.

Drama ini dibintangi Park Bo Gum yang berperan sebagai Sa Hye Joon, seorang aktor dan model pendatang baru yang berbakat. Park So Dam berperan sebagai Ahn Jung Ha, seorang penata rias wajah yang mampu menggerakkan hati orang lain dengan ketulusannya dan bekerja keras dalam segala hal, dan Byun Woo Seok, yang berperan sebagai Won Hae Hyo, seorang model ternama yang ingin membuat dirinya terkenal tanpa harus mengandalkan privilege dari keluarganya.

Tayang perdana di 7 September 2020, “Record of Youth ” langsung menduduki tempat pertama untuk slot tayang di waktu tersebut. Ini adalah drama pertama yang berhasil meraih rating tinggi untuk slot waktu Senin – Selasa di stasiun tvN loh chinggudeul!

3 Pemain utamanya telah berhasil memikat hati penonton dengan karakter yang mereka bawakan dalam menangani masalah mereka masing-masing saat menjalani masa muda yang sulit, dan penuh tantangan. Meski mereka masing-masing sudah mengetahui dan menemukan apa yang mereka inginkan di usia muda, namun kenyataan hidup membuat posisi mereka sulit untuk menggapai mimpi dan cita-cita mereka.

Yang paling Ayu suka dari drama ini meskipun baru 1/2 jalan adalah, bagaimana penulis berhasil menyampaikan pentingnya berempati dalam situasi apapun, suatu hal yang jujur Ayu rasa semakin kesini semakin berkurang, entah karena orang-orang kini terlalu sibuk mencari uang atau karena mereka kelelahan yang amat sangat sehingga lupa bagaimana lazimnya seorang manusia memanusiakan manusia.

Ada adegan di Episode 2 dimana Sa Hye Jun gagal lolos audisi casting film, yang rencananya akan disutradarai oleh Sutradara favoritnya. Yang bikin tambah kesal, Ia kalah dari Won Hae Yo, sahabatnya yang super tajir dan punya Ibu yang sangat mendukung mimpinya.

Sesampainya dirumah, Sa Hye Jun langsung diomeli Ayah dan Kakak Laki-lakinya. Saat itulah, Sa Hye Jun jujur kepada keluarganya kalau ia tidak lolos audisi, dan Ayahnya justru bilang kalau itu hal yang bagus karena ia bisa menyelesaikan kewajibannya untuk memenuhi panggilan wajib militer.

Saat itulah, Hye Jun menumpahkan perasaannya :

” Ketika aku bilang, ‘aku tidak lolos audisi’, bukankah normalnya manusia akan menenangkanku karena aku sedang merasa sedih?’

‘Bagus, sekarang pergilah wajib militer’

Apa ada manusia normal yang bereaksi seperti itu?!!”

Dan begitulah Ayah Hye Jun semakin marah karena menganggap Hye Jun tidak sopan kepada orangtuanya.

Menurut Ayu, dialog-dialog dalam drama ROY ini real dan related banget sama kehidupan sehari-hari ya chinggudeul. Coba chingudeul jujur sama diri sendiri, ada berapa kali dalam hidup chingudeul, berselisih pendapat dengan orangtua atau dengan anggota keluarga? Maksud Ayu bukan beradu pendapat dengan niat kurangajar ya, tapi karena ada titik dimana kadang orang-orang rumah tiba-tiba menjadi sangat lawak dalam hidup kita. Karena lucunya, kadang orang yang kita tahu adalah ‘keluarga’ yang berbagi darah dan daging yang sama dengan kita, justru menjadi orang yang malah tidak bisa memahami keadaan kita sama sekali.

Frustasi yang dirasakan Hye Jun adalah frustasi yang lazim dirasakan manusia ketika mengejar impian mereka.

Penulis juga menyorot bagaimana perundungan tidak hanya dilakukan disekolah atau kampus, atau karena ada alasan tertentu yang menyebabkan seseorang menjadi layak untuk dirundung. Ia membuat karakter Ahn Jung Ha, gadis berbakat dalam tata rias yang suka bekerja keras.

Ahn Jung Ha bukanlah cewek lemah, kita bisa melihat bagaimana ia bertahan dari perlakuan ‘ajaib’ seniornya di salon tempatnya bekerja. Tapi apakah Ahn Jung Ha selalu kuat menghadapi perlakuan seniornya?

Jawabannya, tidak.

Dan itu manusiawi. Manusia punya perasaan. Ketika mungkin mentalnya sedang kuat, Ahn Jung Ha tidak akan goyah, tapi bagaimana ketika ia sedang tidak percaya diri? Apakah ia harus menahan tangisannya dan menyimpannya sendirian dalam hati?

Disinilah Ayu benar-benar jatuh cinta dengan penulis dramanya. Ada pesan yang kuat, ada masalah yang disorot.

Tapi chingudeul, ini masih terlalu awal untuk Ayu memberikan penilaian apakah drama ini bagus atau tidak. Karena bagaimanapun, sebuah drama harus selesai terlebih dahulu agar gambaran utuhnya terlihat. So, untuk saat ini Ayu cuma bisa bilang kalau drama ini layak untuk ditonton, dan sayang untuk dilewatkan, karena ada banyak nilai yang bisa kita ambil didalamnya. So… buat Chinggudeul yang penasaran, gimana kalau kita sama-sama nonton bareng sampai habis dan kasih pendapat kalian di kolom komentar nanti… muehehehe

Well,…

Sampai ketemu di review selanjutnya! Oiya, mau ngingetin… mudah-mudahan ngga kesel ya, wabah covid semakin hari semakin meluas, mungkin orang-orang terdekat chingudeul sudah ada yang kena, so…mari tetap lakukan disiplin protokol kesehatan dimana aja-kapan aja demi kebaikan kita bersama… Terimakasih sudah mau mampir dan membaca review singkat di Blog ini ya…

Salam Olahraga! #lhoheh

Salam Sehat selalu semuanya~~

Anyyeong~~~

Published by ayudevistory

Happy girl in a Happy world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: