Jadi Panitia Vaksin itu harus kuat!

Beberapa hari ini saya mendadak jadi panitia vaksin untuk pedagang dibawah naungan grup tempat saya bekerja, data yang terkumpul sejak pendaftaran yang dibuka sejak Februari 2021 lalu untuk para pedagang, akhirnya benar-benar terpakai, padahal jujur saja saya sempat hopeless, apakah vaksin bakal beneran ada jatahnya dari pemerintah atau hanya janji semu belaka?

Disatu sisi, saya lega karena akhirnya saya bisa menjawab pertanyaan para pedagang yang sudah mulai nyinyir menanyakan, ” Kapan vaksinnya nih? Jangan-jangan data pendaftarannya mau dijual lagi yah? “

*elus dada penuh ketabahan… ( Siapa juga yang mau jual datamu cukk.. emangnya kamu orang sepenting apa sampai datamu bisa laku dijual ke orang.. )

Yaaaa, mereka mana mau ngerti, kalau yang nentuin area vaksin itu dari pemerintab langsung, bukan dari saya atau management grup yang sebenarnya cuma berbaik hati menyediakan area vaksinasi karena tidak mungkin kalau vaksinasi massal dilakukan di puskesmas masing-masing daerah yang kecil dan terbatas lahannya itu

Disisi lain, jujur saja menjadi panitia vaksin itu menguras tenaga, kudu kuat dan jaga stamina, me vs ribuan orang, almost 24/7, standby dan harus bersabar hati melayani setiap pertanyaan dan pesan yang masuk dan pertanyaan nyeleneh lainnya. Seperti hari Minggu saat saya menulis post ini, baru bisa bernafas lega di jam 22:54 malam..

Belum lagi minat baca netizen yang entah betulan rendah atau sebenarnya ngga rendah, tapi cuma kebiasaan males saja. Yang hobi banget nanyain hal-hal yang seharusnya ngga perlu ditanyakan, kasihan jadinya sama yang beneran mau tanya setelah membaca FAQ

Oiya, satu lagi, jadi penyelenggara panitia vaksin kadang dianggap serba tau tentang vaksinnya, seolah-olah kita yang jadi tenaga medis, hampir semua pertanyaan kesehatan ditanyakan, padahal kan sebagai penyelenggara, kami hanya menguasai pertanyaan general, kalau soal boleh atau tidaknya vaksin setelah habis minum-minuman beralkohol tapi badan masih fit, jujur saya nggak paham, maka jawaban template handal saya ketika mendapat pertanyaan yg aneh-aneh dan berat adalah : ” Coba nanti tanya tenaga medisnya aja langsung, kan nanti di tensi juga apakah tekanan pembuluh darahnya layak vaksin atau ngga.. “

Btw, hari ini baru hari ke 4 jadi panitia vaksin di bagian verifikasi data dan registrasi, rasanya?


Capek banget, karena ngga tau kenapa ya, dada berasa agak sesek kayak abis lari marathon tiap abis dari lokasi vaksin, dan perut berasa panas, mungkin karena puasa jadi mudah dehidrasi ketika ketemu banyak orang…

tapi

ada senengnya juga sih, karena bisa bantu sedikit buat orang-orang..

Oiya, doain ya, Semoga, sampai 6 hari kedepan, acaranya bisa terus berjalan dengan lancar, dan tetap diberi berkat sehat dan stamina yang kuat,

Aamiin..

Published by ayudevistory

Happy girl in a Happy world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: